Ma Yan… begitulah nama seorang anak kecil yang tinggal didaerah pinggiran cina, tepatnya zhangjiashu. Seorang anak yang berjuang untuk mendapatkan pendidikan. Sia meyakini bahwa dengan pendidikan, suatuu saat nanti akan membawa hidupnya menjadi lebih baik, terutama membawa keluarganya pergi jauh – jauh dari jeratan tali kemiskinan. Sejak duduk dibangku sekolah dasar dia harus berjalan puluhan kilometer untuk sampai disekolahnya. Berbagai hadangan dijalan yang kerap mengampiri di sepanjang jalanpun siap menghampirinya, entah itu perampok, pemalak, bahkan binatang melatapun tak ketinggalan. Kalaupun ibunya punya sedikit uang, diberikannya uang saku yang hanya cukup untuk membayar tumpangan traktor sebesar 1 yuan. Ibunya hanya seorang petani gandum yang penghasilannya tidak seberapa, begitu pula sang ayah. Akan tetapi hal itu tidak meruntuhkan semangat sang muslim kecil tersebut. Hari – hari diasrama sekolahpun dilaluinya dengan baik, tugas selalu tepat waktu, menerima continue reading…
